Hidden API

Bagi Anda yang terbiasa membuat script AGC dengan menggunakan teknik web scraping dan API, tentu Anda bisa merasakan bahwa proses pembuatan script AGC akan jauh lebih mudah dan cepat jika web target memiliki API, dibandingkan jika menggunakan teknik web scraping yang mengharuskan kita untuk mempelajari struktur website target terlebih dahulu sebelum melakukun ekstraksi datanya.

Lakukan langkah sederhana berikut untuk mengidentifikasi apakah website yang akan kita jadikan target memiliki (hidden) API ataukah tidak.

Kebetulan web yang dijadikan contoh ini memang memiliki API, tapi anggap saja kita tidak tahu apakah web ini memiliki API atau tidak (dih gitu amat sih?)

Cara mudah untuk mencari hidden API dari web target:

  1. Buka web target
  2. Buka inspect element
  3. Klik Tab Network -> XHR
  4. Coba lakukan refresh pada halaman web tersebut atau lakukan pencarian dengan keyword tertentu sambil terus perhatikan informasi yang muncul pada tab XHR tersebut.

Jika Anda melihat “sesuatu” yang dicurigai sebagai link endpoint API, cobalah klik kanan kemudian copy link address-nya dan buka melalui browser, jika di halaman browser muncul data berformat JSON atau semacamnya berarti Anda bisa menggunakan link tersebut untuk mendapatkan data yang diinginkan untuk keperluan pembuatan script AGC Anda nantinya.

Namun jika setelah melakukan langkah-langkah di atas tetap tidak menemukan hidden API yang diharapkan, atau Anda menemukan hidden API namun menggunakan proteksi yang tidak bisa ditembus, maka mau tidak mau Anda harus menggunakan teknik web scraping untuk mendapatkan datanya.

Semoga tutorial sederhana ini bisa meningkatkan produktifitas temen-temen dalam membuat script AGC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *